Blogger bisnis 1

Bagi yang ingin berbagi info tentang bebek

Blogger bisnis 2

Sedikit berbagi Tips info bermanfaat

Blogger bisnis 3

Mengulas tentang sisi lain bisnis jember selain bebek

Blogger bisnis 4

Berbagi artikel ringan

Blogger bisnis 5

Menginspirasi kaum muda dalam berkreatif

Tampilkan postingan dengan label TIPS. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label TIPS. Tampilkan semua postingan

Selasa, 26 Juli 2016

Tips Belanja Aman Lewat Facebook



 

Seperti kita ketahui bersama bahwa saat ini prosentase kenaikan transaksi belanja retail secara online jauh melebihi transaksi secara offline. Dari berbagai macam transaksi online yang ada, saya akan sedikit mengupas tentang Belanja Aman Lewat Facebook/Fb. Banyak kejadian transaksi online melalui Facebook/Fb yang berujung kekecewaan, baik itu penipuan barang tidak dikirim, kualitas barang yang tidak sesuai dengan gambar/pict bahkan ada juga transaksi yang tidak dibayar namun barang sudah dikirim. Beberapa tips untuk meminimalisir resiko transaksi tersebut bisa saya uraikan sebagai berikut:
1. Usia akun 
Disini yang dimaksud dengan usia akun adalah sejak kapan akun tersebut dibuat. Semakin lama usia akunnya maka semakin aman transaksi yang anda lakukan. Setidaknya akun yang telah dibuat lebih dari satu tahun dan biasanya sudah banyak memuat komentar konsumen menjadi salah satu pertimbangan dalam menentukan sebuah transaksi online.
2. Profil Pemilik
            Dalam sebuah akun Facebook akan relatif lebih aman apabila disertai beberapa foto profil. Disini foto profil yang ada biasanya juga disertai aktivitas usaha yang berhubungan dengan barang yang ditawarkan.
3. Foto Produk / Dokumentasi jualan
            Dalam hal ini foto produk yang ditampilkan membutuhkan kejelian calon konsumen. Artinya Foto produk yang ideal adalah real pict artinya foto tersebut adalah asli milik yang bersangkutan (bukan gambar dari copas). Foto real pict biasanya disertai identitas nama, tanggal diambil, no hp, pin bbm dll. Atau yang lebih keren bisa juga foto tersebut diedit dengan diberi tambahan watermark identitas pemilik foto. Kemudian selain foto produk biasanya juga ada dokumentasi kegiatan usaha, bukti pengiriman, ulasan pembeli, dll. Semakin beragam foto/dokumentasi yang ditampilkan akan semakin kecil resiko yang terjadi.
4. Testimoni
            Banyak macam mengenai testimoni yang ditampilkan dalam sebuah produk jualan. Yang lebih umum biasanya melalui kolom komentar dibawah postingan produk. Semakin banyak testimoni/komentar  maka semakin kecil resiko kejadian yang tidak diinginkan.
5. Rekening Bersama
            Apabila anda ragu dalam hal pembayaran, padahal barang/produk yang dijual sangat sesuai dengan yang diinginkan, anda bisa meminta pembayaran dengan cara melalui Pihak Ketiga. Banyak sekali rekening pembayaran pihak ketiga dalam transaksi Fb yang juga membutuhkan kejelian dalam memilihnya. Jangan sampai alih-alih  menghindari penipuan,  beralih menggunakan pembayaran rekening pihak ketiga justru anda ditipu oleh akun rekening pihak ketiga.
6. Identitas Tambahan
            Apabila anda ragu pada point 5 diatas, anda tetap bisa bertransaksi langsung tetapi dengan cara meminta identitas tambahan. Disini yang dimaksud identitas tambahan adalah anda berhak meminta pict KTP pemilik akun yang fotonya sama dengan profil FB dan namanya sama dengan rekening transfer yang akan dilakukan (bisa dikirim melalui bbm, WA, Line, atau pesan Fb) karena banyak sekali akun jualan FB yang menggunakan profil orang lain. Namun hal itu bisa dihindari dengan mencocokkan foto, nama KTP dan an. Transfer. Kemudian mintalah juga copy/pict Kartu Keluarga/KK, biasanya penjual yang serius dan menganggap konsumen adalah raja tidak akan keberatan dengan permintaan tersebut. Bila perlu mintalah juga no. telpon rumah atau kantor, karena penipuan yang terjadi tidak akan berani menggunakan no. telpon rumah (Telkom). Dan terakhir mintalah pict barang/produk yang akan dikirim.
Dari beberapa faktor diatas, bila sudah terpenuhi maka akan sangat kecil resiko yang terjadi. Dan apabila masih terjadi kejadian yang tidak diinginkan, maka anda sudah mempunyai modal untuk mengungkap kejadian tersebut baik Laporan Polisi dan Bank, posting foto ybs melalui akunnya atau sebarkan melalui grup jualan yang di ikuti. Dalam hal ini anda tidak perlu kawatir dikenakan sangsi UU ITE karena apabila anda bisa membuktikan yang diungkapkan (disertai data-data mendukung) maka anda dapat terhindar sangsi tersebut.
Demikian beberapa Tips Belanja Aman Melalui Fb, semoga bisa menjadi pertimbangan calon konsumen dan membuat iklim transaksi online lebih kondusif dan berkembang.




Selasa, 08 April 2014

TIPS BELANJA ONLINE NYAMAN DAN AMAN




Anda suka belanja online...?? Dari manakah anda biasa berbelanja online, dari website kah, atau dari facebook, atau dari twitter. Saat ini pada beberapa klas di masyarakat kita banyak memanfaatkan media internet untuk memenuhi beberapa kebutuhan hidupnya. Karena pada prinsipnya internet sangat membantu setiap aktivitas supaya berjalan dengan efisien dan efektif. Namun pada kenyataannya tidak sedikit orang yang justru mengalami bencana karena internet. Pada beberapa kasus bisa disebabkan oleh ketidakpahaman maupun keteledoran dan lain-lain. Disini saya akan mengupas dari sisi terluar mengenai kenyamanan dan keamanan dalam bertransaksi secara online.
1.      Prinsip Dasar Belanja Online
Belanja online mempunyai prinsip dasar kepercayaan, karena dengan adanya saling percaya itulah maka terjadi transaksi jual beli walaupun tidak pernah bertatap muka sebelumnya. Pada point ini, pastikan anda betul2 percaya kepada penjual/toko dengan memperhatikan beberapa faktor penunjang.
2.      Faktor Kepercayaan
Pada point ini ada beberapa faktor yang perlu diperhatikan untuk menaruh kepercayaan pada penjual/toko online:
a.      Subyek
Subyek disini adalah apakah anda sedang bertransaksi dengan pribadi atao toko. Artinya apabila anda bertransaksi dengan perorangan melalui situs jual-beli, usahakan bertemu sacara tatap muka sebelum membayar, tetapi apabila anda bertransaksi pada sebuah situs khusus yang menjual berbagai produk, resiko memang lebih kecil, tetapi pelajari lebih dalam seberapa profesional toko tersebut dalam melayani atau navigasinya.
b.      Alamat
Diamanakah anda berbelanja? Apakah anda berbelanja di sebuah situs berbayar atau gratisan. Artinya apabila anda berbelanja di situs gratisan resiko lebih besar dibanding situs berbayar. Di situs berbayar ada beberapa hal yang perlu diperhatikan, misal seberapa banyak tingkat testimoni pengunjung. Atau biasanya pada situs terkenal/besar biasanya mereka mempunyai workshop atau toko secara fisik yang ditampilan berupa image/gambar, maka apabila anda menemukan situs tersebut anda akan relatif aman dalam berbelanja. Hal ini bisa diperjelas misalnya anda mempunyai saudara atau teman yang bisa dimintai bantuan untuk mengunjungi toko tersebut hanya untuk sekedar memastikan keberadannya, Apakah masih beroperasi atau sudah tutup.
c.      Produk
Dalam transaksi jual beli online perlu diperhatikan akan kwalitas barang. Pada beberapa situs terkenal kwalitas barang sangat detail disampaikan. Misalnya pada situs penjual jam tangan atau baju, disitu disampaikan apakan barang tersebut asli/original atau kw, baru/new atau bekas/used bahkan pada kandungannya sekalipun disampaikan nama bahan. Namun anda perlu hati-hati ada juga situs yang nakal. Misal, pada situs baju korea, di display terlihat sangat menarik karena gambar asli korea, namun dengan harga yang murah ternyata produk yang dikirim adalah tiruan. Dan pada kasus ini pembeli tidak bisa komplain karena pihak penjual biasanya menyamarkan atau mencari celah dalam promosi supaya tidak memenuhi unsur-unsur untuk komplain.
d.      Harga
Jangan mudah percaya akan harga yang sangat murah. Coba pertimbangkan kembali apabila harga yang ditentukan sangat murah, masih realistis atau tidak? Apabila tidak realistis (sangat murah) alangkah bijaksana apabila anda berhati-hati.
e.      Metode Pengiriman
Pada beberapa situs terkenal, teknik pengiriman barang sudah bekerja sama dengan perusahaan pengiriman (DHL, USPS, Ups, TIKI, dll) dan proses/rute perjalanan barang bisa diikuti dengan sistem tracking kode pada situs masing-masing. Namun yang perlu diperhatikan apabila tidak mencantumkan tekhnis pengiriman melalui apa.
f.       Metode Pembayaran
Pada point ini harus anda perhatikan betul-betul apakah sudah yakin atau belum... karena setelah melalui beberapa pertimbangan awal, pertimbangan final ada di metode pembayaran. Karena pada titik ini anda bisa dikatakan BENAR atau SALAH. Metode pembayaran pada umumnya ada 2 :
·        Transfer
Pada metode ini anda hanya perlu waspada terhadap kepastian akan transaksi anda, artinya langkah ini menjadi langkah final. Apabila setelah transfer dan barang terkirim sesuai dengan keinginan kita, maka anda sudah aman. Akan lebih aman apabila anda menggunakan sistem pembayaran yang melibatkan pihak ketiga. Artinya anda mentransfer uang pada pihak ketiga, apabila barang sudah diterima sesuai pesanan maka penjual baru menerima uangnya. Dan apabila sebaliknya maka uang akan dikembalikan pada anda.
·        Kartu Kredit
Pada metode pembayaran ini anda belum pada posisi aman walaupun sudah terjadi pembayaran dan barang sudah terkirim sesuai keinginan kita. Kenapa begitu? Karena kejahatan dunia maya (carding ;istilah kerennya) sebagian besar mengincar pada transaksi kartu kredit. Cloning, generate, dll, menjadi cara dalam sebuah kejahatan di dunia maya. Dalam uraian selanjutnya saya akan mengupas lebih dalam tentang kejahatan dunia maya yang sering terjadi
Pada transaksi dengan situs luar negeri hal ini relatif aman karena bisa melalui Paypal, Alertpay, 2checkout.com.dll. Namun untuk transaksi dengan situs dalam negeri hal itu masih belum menunjang, maka ‘WASPADA’ menjadi satu hal yang mutlak dilakukan.
3.      Alternatif Pilihan
Pada point ini anda dianjurkan mempunyai beberapa alternatif pilihan dalam bertransaksi secara online. Karena dengan memiliki beberapa alternatif pilihan, maka anda akan lebih bijaksana dalam menentukan pilihan.

New Produk